Mila Berharap Terus Sekolah di SLB hingga Mandiri

Mila Berharap Terus Sekolah di SLB hingga Mandiri

Meski ditakdirkan tuna wicara, Mila Permatasari (19 tahun) tetap semangat mengejar ketertinggalannya dengan belajar banyak hal. Sehingga siswi kelas IX Sekolah Luar Biasa (SLB) Nusantara Jakarta tersebut meraih banyak prestasi. Di antaranya, mahir menggunakan bahasa isyarat untuk tuna rungu. Hingga sanggup mengajari teman senasibnya tentang bahasa isyarat.

Di samping itu, ia meraih Juara 3 Lomba Matematika Tingkat SLB Kota Depok pada tahun 2020. Di tambah lagi, Mila sanggup menghafal 20 Juz Al-Qur’an saat duduk di kelas 6 MI, dengan rincian yaitu Juz 30 dan Juz 1 - Juz 19. Gadis yang bercita-cita bisa mandiri tersebut kini sedang rajin-rajinnya belajar kerajinan tangan menggunakan kain flanel, membuat bros dan gelas plastik kreasi sendiri.

(Mila)

(Mila Permatasari, 19 tahun)

Namun, warga Jalan Talas 1 Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan tersebut terancam putus sekolah. Pasalnya, sejak pandemi Covid-19, penjualan kerupuk sang ibu, yang juga penyandang tuna netra, terus menurun. Penghasilan sang ayah, penyandang tuna netra yang berprofesi tukang pijat, juga anjlok. Begitu juga penghasilan kakaknya yang bekerja serabutan juga semakin sulit mendapatkan uang, sehingga biaya pendidikan kelas 9 SLB ini masih menunggak.

Mila berharap bisa terus menempuh pendidikan di SLB hingga benar-benar terampil dan akhirnya bisa mempunyai pekerjaan atau penghasilan agar bisa hidup mandiri. Untuk mengurangi beban keluarga Mila, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslim berdonasi melalui program Indonesia Belajar (IB) untuk membantu biaya pendidikannya. Semoga Allah SWT membalas kebaikan para donatur dengan curahan rahmat berlipat ganda. Aamiin.[]

 

Biaya yang Diperlukan:

Rp.26.850.000

Mitra Lapangan:

Ali Jabbar

 

#BWA #IB #IndonesiaBelajar

Para Donatur