Bukan Hanya Rindu, Tapi Biaya Juga Menganjal Sekolah Zhaqilla

Demi Menjadi Ustazah, Zhaqilla (Remaja Bogor) Menimba Ilmu ke Surakarta

Meskipun masih remaja, Zhaqilla Amrina Rosyada (13 tahun) pun menguatkan diri meninggalkan keluarga di Kabupaten Bogor untuk menimba ilmu di Pondok Pesantren di Surakarta, Jawa Tengah. Kedua orang tuanya, Sugianto (38 tahun) dan Marsini (36 tahun), juga sangat mendukung buah hatinya untuk menimba ilmu dipesantren tersebut.

(Zhaqilla Amrina Rosyada)

(Zhaqilla Amrina Rosyada)

Pasalnya, tekad Zhaqilla untuk menjadi ustazah sudah bulat, dan Pesantren di Surakarta dinilai olehnya dan kedua orang tuanya sebagai tempat yang pas untuk anak sulung dari empat bersaudara tersebut. Zhaqilla pun merasa betah di pondok tersebut.”Disini (pesantren) saya betah soalnya banyak pelajaran agamanya dan ada latihan ceramahnya” tegas Zhaqilla.

Santri kelas 7 MTs itupun ingin menjadi seorang ustazah, ia pesantren karena ingin mendalami ilmu agama dan ingin mengajak orangtua ke surga. Maka, di pondok ia pun giat belajar serta bersungguh-sungguh mendalami bahasa Arab.

Namun tak lama sejak Zhaqilla diterima mondok, usaha jualan tempe Sugianto di pasar bangkrut karena kalah saingan. Sejak itu, sang ayah bekerja serabutan hasilnyapun tak menentu. Walhasil, Sugianto kewalahan untuk membiayai pendidikan dan mondoknya Zhaqilla.

Untuk mengurangi beban keluarga Zhaqilla, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin berdonasi melalui program Indonesia Belajar (IB). Sehingga ia dapat terus menuntut ilmu untuk menggapai cita-citanya.

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Donasi yang Diperlukan:

Rp.13.500.000

Mitra Lapangan:

Ahmad Rifa’i

 

#BWA #WakafQuran #Wakaf #IB #IndonesiaBelajar #kuatkanpendidikananakindonesia

Para Donatur