Sejak Bapak Usamah Di-PHK, Tunggakkan Biaya Sekolah Membengkak

Sejak Zaidun Di-PHK, Tunggakkan Biaya Sekolah Usamah Membengkak

Alangkah mulianya cita-cita Usamah Saiful Islam (16 tahun). Usamah yang kini duduk di kelas X Jurusan Tekhnik Kendaraan Ringan SMK Bina Kerja Purwakarta ingin jadi pengusaha agar dapat membuka lapangan pekerjaan baru terutama bagi anak-anak tidak mampu.

(Usamah Saiful Islam, 16 Tahun)

(Usamah Saiful Islam, 16 Tahun)

Namun sejak Zaidun di-PHK dari pabrik sepatu setahun lalu, ekonomi keluarga terguncang. Ia pun dapat pekerjaan baru, namun sayang penghasilannya hanya cukup untuk makan. Walhasil biaya pendidikan Usamah terbengkalai. Sehingga tunggakkan biaya sekolahnya membengkak.

“Untuk mencari bantuan semisal kepada kerabat sudah, namun untuk meminjam uang sebesar itu mereka juga belum ada dan saya juga tidak berani pinjam uang sebesar itu sementara penghasilan suami dan saya hanya cukup buat kebutuhan sehari-hari,” ujar Nuriati.

Beruntung sekali Zaidun memiliki anak seperti Usamah. Usamah tidak berpangku tangan dengan kondisi perekonomian sang ayah. Usamah mencoba meringankan beban keluarga terutama dalam hal biaya sekolah. Usamah berinisiatif untuk mencari penghasilan dengan cara bekerja mengantarkan catering usaha tetangganya. Itu ia lakukan saat mau berangkat ke sekolah.

Untuk mengurangi beban keluarga Zaidun, BWA mengajak kaum Muslimin berdonasi melalui program Indonesia Belajar (IB). Sehingga ia bisa melunasi tunggakan biaya sekolah anaknya dan semoga kita semua mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Donasi yang Diperlukan:

Rp.8.960.000

Mitra Lapang:

Edi Humaedi

 

#WakafQuran #Wakaf #BWA #IB #IndonesiaBelajar #kuatkanpendidikananakindonesia

Para Donatur