Ingin Jadi Dokter, Aninda Giat Belajar

Ingin Jadi Dokter, Aninda Giat Belajar

Aninda Setia Ammushofa (16 tahun) memupuk cita-citanya untuk menjadi dokter. Ia selalu giat belajar. Maka tak aneh ketika SMP, ia mendapat piagam penghargaan peraih jumlah nilai tertinggi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Setamat SMP, ia pun memilih jurusan IPA di salah satu SMA Negeri di Salemba, Jakarta Pusat.  Di SMA pun siswi kelas X ini tetap rajin belajar dan mengerjakan tugas-tugas sekolah.

(Aninda Setia Ammushofa, 16 tahun)

(Aninda Setia Ammushofa, 16 tahun)

Ketika ditanya mengapa giat belajar, dengan lugas ia pun menjawab. “Ingin mengejar cita-cita menjadi seorang dokter, karena ingin berguna bagi masyarakat,” beber warga Matraman, Jakarta Timur.

Kepada Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA), Ibu Suyatmi (48 tahun/ibu) sangat berharap buah hatinya itu dapat menggapai cita-citanya. “Ingin anak terus sekolah sampai perguruan tinggi dan semoga anak saya bisa mengejar cita-citanya,” ujarnya.

Namun bila memirkan keadaan ekonomi keluarga saat ini, jangankan memikirkan biaya kuliah anaknya nanti, saat ini saja Bu Suyatmi sudah pusing dengan biaya transport anaknya itu. Pasalnya, Asdar (59 tahun/ayah), tidak bekerja karena sakit-sakitan. saat ini Bu Suyatmi hanya bekerja serabutan.

“Penghasilannya tidak menentu. Apalagi dari hasil menjahit sepi, terkadang juga saya jualan minuman kalau ada acara pengajian, kadang rame kadang sepi,” kata Suyatmi.

Untuk mengurangi beban keluarga Aninda, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin berdonasi melalui program Indonesia Belajar (IB). Sehingga ia dapat terus menuntut ilmu untuk menggapai cita-citanya.

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Donasi yang Diperlukan:

Rp.7.100.000

Mitra Lapangan:

Ahmad Rifai

 

#BWA #Wakaf #WakafQuran #IndonesiaBelajar #IB

Para Donatur