CUT NURHALIZA TERANCAM BERHENTI SEKOLAH

Namanya Cut Nurhaliza (14 tahun) adalah siswi kelas VII dari salah satu sekolah Islam di Kabupaten Karawang hampir berhenti sekolah. Ia adalah putri dari pasangan ibu Latifah (31 tahun) dan bapak Muhammad Satar (58 tahun). Bapak Muhammad Satar bersama istri dan 2 saudara kandung Cut Nurhaliza tinggal diatas tanah milik Dinas perairan Kabupaten Bekasi.

Cut Nurhaliza hampir berhenti sekolah di karenakan belum membayar biaya administrasi sekolahnya. Bapak Satar yang bekerja sebagai tukang potong hewan ternak panggilan belum bisa memenuhi kewajiban administrasi tersebut. Sementara Ibu Ismawati hanya bisa membantu untuk kebutuhan sehari-hari dari hasil jualan kecil-kecilan di depan rumahnya.

Bapak Satar memiliki tekad bahwa putrinya jangan sampai putus sekolah karena bapak Satar menyadari bahwa Cut Nurhaliza memiliki potensi yang menonjol terutama di bidang keagamaan. Cut nurhaliza memiliki banyak hafalan hadist dan dari sisi akademik di SMP ia memiliki nilai rata-rata di atas 8,5.

Cut Nurhaliza memiliki harapan agar kelak dirinya bisa berguna terutama bisa membanggakan orang tua dengan ilmu dan akhlaqul karimah. Itu semua Cut Nurhaliza buktikan dengan ketekunan dan tanpa mengeluh padahal waktu belajar di sekolah dan pondok sangat padat. Cut Nurhaliza hanya bisa kumpul bersama keluarga hanya menjelang idul fitri hingga beberapa hari setelah idul fitri.

Bantu orang tua Cut Nurhaliza menyelesaikan tunggakan sekolah, agar Cut Nurhaliza terus dapat mengembangkan pengetahuan pendidikan!

Biaya Yang di Butuhkan

Rp 11.400.000 ( Biaya Tunggakan Sekolah )

Partner Lapang

Edi Humaedi

Para Donatur