Bantu Raihan Menuntaskan Kuliahnya

(Raihan Mubarak)

(Raihan Mubarak)

Walau bayaran sering terseok-seok, Raihan terus berusaha agar bisa menyelesaikan kuliah. Bagi Raihan, bisa segera lulus dari kampus adalah harapan terbesarnya. Karena, setelah lulus dia ingin segera bekerja untuk membantu perekonomian keluarga.

Raihan Mubarak (22 tahun) adalah anak pertama dari pasangan Ibu Runi Astika (54 tahun) dan Julianto (53 tahun). Dia dan orangtuanya tinggal di daerah Ciomas, Bogor, Jawa Barat.

Semenjak Ayahnya tak mampu lagi bekerja karena sakit yang berkepanjangan, Raihan terpaksa nyambi memberikan les kepada anak-anak sekolah untuk menutupi biaya kuliahnya. Namun, hasilnya tidak mencukupi, sehingga Raihan sering menunggak bayaran ke kampus. Raihan kesulitan mencari pekerjaan lain, sebab waktunya terbatas. Mengingat jadwal kuliah yang sangat padat dan tidak mungkin ditinggalkan.  

Di semester pertengahan, Raihan pernah cuti kuliah. Karena uang tunggakan kuliah tak kunjung dibayar. Alhamduliah pada semester tujuh ini, Raihan mendapatkan uang pinjaman dari tetangga sehigga tak perlu lagi ambil cuti. Namun, Raihan bingung mengembalikan uang pinjaman tersebut.

Raihan tak pernah merasa putus asa dengan kondisi serba sulit ini. “Saya masih punya Allah Pak”, Ujar Raihan.  Dia yakin, Allah akan menolong hamba-Nya yang kesulitan.

Raihan adalah harapan keluarganya di masa depan. Sebagai pengganti ayahnya mencari nafkah. Untuk itu, Raihan tak pernah menyia-menyiakan waktu.

Tanpa bantuan dari kaum muslimin, sangat sulit bagi Raihan mewujudkan harapan keluarganya itu. Salurkan donasi pendidikan anda melalui Program Indonesia Belajar BWA.

 

Donasi yang dibutuhkan:            

Rp.40.000.000

                                               

Partner Lapangan:                                          

Weli K

Para Donatur