Wabah Corona Membuat Azizah di PHK & Kini Sebagai Penjahit Masker, Namun Belum Bisa Juga Membayar Tunggakan Kuliahnya

Wabah Corona Membuat Azizah di PHK & Kini Hanya Sebagai Penjahit Masker, Namun Belum Bisa Juga Membayar Tunggakan Kuliahnya.

Wabah Virus Covid-19 atau terkenal juga dengan Corona, tidak hanya membahayakan nyawa namun juga mengguncang ekonomi Indonesia, salah satunya dampak paling utama dirasakan oleh Nur Azizah Aisyah. Mahasiswi STIAMI Depok semester 4 tersebut  bekerja menjadi Cleaning Servis pada sebuah kantor di Grogol, Jakarta Barat.

Namun sejak 3 Maret 2020 Azizah di PHK, sedangkan pekerjaan itulah yang menghidupi biaya kuliah, Orang Tua dan juga keperluannya sehari-hari.

Biasanya Azizah Pukul 5 dini hari, sudah berjalan kaki dari tempat indekosnya menuju Halte Bus Way agar tak terlambat masuk kerja pukul 7 pagi. Tepat pukul 5 sore, ia segera bergegas ke Kota Depok untuk kuliah kelas karyawan program Strata 1 jurusan Pariwisata hingga pukul 10 malam.

(Nur Azizah menggunakan seragam kerja)

Gadis asal Medan ini pantang menyerah, walaupun sudah di PHK dan adanya Peraturan Social Distancing, kini Azizah mencoba sebagai penjahit masker di Cikampek, mengandalkan mesin jahit tua yang sudah berumur puluhan tahun lamanya. Azizah pun menjahit hanya pesanan dari temannya yang memasarkan masker. Ketikan team Indonesia belajar menanyakan kenapa Azizah tidak memasarkan juga?, azizah menjawab, “saya tidak punya uang untuk membeli bahan dan toko bahan yang saya tahu semuanya pada tutup, Masker yang saya jahit ini semuanya bahan dari teman, dan saya menerima upah dari setiap selesai jahitan, namun hasil ini belum bisa membiayai kuliah saya”, begitu ungkap Azizah.

Kerja kerasnya ini karena ingin membahagiakan dan membantu Ibunya, karena sang Ayah, Zulfahmi sudah lama meninggal dunia. Tujuan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi agar kelak mendapat ilmu yang bermanfaat dan memperbaiki karirnya karena Ijazah SMA Azizah adalah Paket C, inilah yang membuat azizah sulit untuk bersaing mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di Jakarta.

Untuk mengurangi beban keluarga Azizah, kami mengajak kaum Muslimin untuk berdonasi melalui program Indonesia Belajar dari BWA. Dengan wujud peduli ini semoga Azizah dapat menamatkan kuliahnya dan untuk menggapai cita-citanya dan kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.

#corona #covid19 #donasi #pendidikan #sedekah #zakat #peduli #belajar #anak #kuatkanpendidikananakindonesia

Partner Lapang

Edi Humaedi

Donasi yang dibutuhkan

Rp. 17.550.000,-