Sudahkah Kita Menjadi Orang Yang Bertakwa

  • 2019-06-17 07:03:16

Allahu Akbar.. Allahu Akbar ..Allahu Akbar .. laa ilaha illallahu wallahu akbar

Allahu Akbar walillahilham ..

Tak terasa Ramadhan sudah terlewati, menahan lapar, haus hingga hawa nafsu.

Suasana lebaran yang masih terasa, suasana orang-orang ramai berkeliling kampung untuk mengunjungi sanak saudara, untuk bersilaturahmi pastinya. Selain bersilaturahmi, orang-orang beramai-ramai mengunjungi sanak keluarga dan saudara untuk berburu makanan khas lebaran. Ada opor ayam, rendang, ketupat, jitrek, akar kelapa, dan masih banyak yang lainnya lagi.

Alhamdulillah, satu bulan penuh kita melaksanakan shaum ramadhan. Menahan lapar dan dahaga meski perut keroncongan dan tenggorokan kering. Tapi tetap semangat dalam beribadah. Perbuatan dan lisan pun dijaga. Menyibukkan diri dengan amal sholih. Sholat tarawih berjamaah, tilawah al-Quran, sholat sunnah, banyak zikir, bersholawat dan rajin menghadiri kajian Islam. Yang Insyaa Allah akan menjadikan kita hamba Allah yang bertakwa.

Membuka Lembaran Hidup Baru setelah hari raya ‘Idul Fitri adalah momen yang bagus. Tentu saja dengan pemahaman kembali ke fitrah yang benar bukan yang abal-abal. Seusai Ramadhan bukan beratti kita bebas lagi berbuat apa saja dengan dalih semua dosa sudah diampuni. Namun ini adalah momen perubahan ke arah yang lebih baik dalam meningkatkan kualitas ketaqwaan kita.

Ramadhan adalah momen pembuktian bahwa kita bisa hidup lebih baik. Bukti bahwa kita mampu melakukan kebiasaan-kebiasan yang lebih baik. Jika sudah terbukti mampu, maka saat Ramadhan sudah lewat, tidak ada lagi alasan bagi kita untuk tidak melakukan ibadah-ibadah tersebut. Kita bisa terus ibadah shaum sunah Senin Kamis atau shaum Nabi Daud as. Kita bisa tetap shalat malam. Kita bisa tetap rajin shalat berjama’ah ke masjid. Dan kita bisa tetap membiasakan tilawah Al Quran setiap hari.

Kadang kita aneh, ada orang yang tidak mau ghibah saat bulan Ramadhan dan dia sanggup, tetapi kembali dilakukan saat ‘Idul Fitri sudah lewat. Ini bukan lembaran hidup baru, justru kembali ke masa lalu yang kelam. Kenapa kita tidak menatap ke depan? Membuka lembaran hidup yang baru yang lebih baik sebagai hasil tarbiyah kita selama bulan Ramadhan.

Oleh karenanya, sudahkah kita menjadi orang yang bertakwa ? sesuai dengan firman allah dalam qur’an surat al-baqarah:183 ?

Allah tidak hanya memerintahkan umat nya untuk beribadah hanya pada bulan Ramadhan saja, melainkan pada setiap bulan, minggu, hari bahkan setiap detik allah memerintahkan kita untuk terikat dengan hukumNya.

Ingat! Allah akan meminta pertanggung jawaban dari apa-apa yang sudah kita lakukan selama hidup di dunia ini. Mudah-mudahan kita di pertemukan kembali pada Ramadhan tahun depan. Aamiin.

Wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat dan terimakasih.

https://www.indonesiabelajar.org/project/all/paging/1

 

  • Bagikan Via: