Siapakah mereka??? Orang berpengaruh bagi bangsa

  • 2019-05-13 07:34:03

Guru merupakan profesi yang paling mulia dari profesi yang pernah ada di dunia. Berkatnya, seseorang bisa mengetahui segala seluk beluk kehidupan. Tanpa didikannya, mungkin negara akan menjadi semraut. Karena seorang guru punya peran penting untuk bangsa, dengan mendidik para penerus bangsa. Namun di Indonesia, nasib guru seakan terabaikan. Terlebih bagi mereka yang masih berstatus sebagai tenaga honorer. Pahlawan tanpa tanda jasa. Itulah gelar mulia yang diberikan kepada guru di negeri ini. Guru juga dikatakan sebagai orang tua kedua karena gurulah yang juga ikut berperan penting mendidik siswa selain orang tua di rumah tentunya.

Selain masalah status guru honorer, masalah lain muncul yaitu adanya kekurangan guru yang saat ini menjadi masalah serius bagi dunia pendidikan di Indonesia. Sungguh negeri ini sudah masuk dalam masalah krisis pendidikan. Di tengah tingginya jumlah honorer yang terus berharap menjadi PNS, pemerintah masih belum berhasil menjadikan para guru bebas dari beban-beban persoalannya. Mereka tidak hanya harus berjibaku menghadapi sulitnya kehidupan ekonomi karena minimnya honor. Namun, juga beratnya menghadapi tantangan kehidupan peserta didik zaman now yang tidak mudah.

Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim mengkritisi pengiriman 1.200 guru ke-12 negara. Program tersebut dinilai tidak efektif dan tidak akan bisa menyelesaikan masalah pendidikan di tanah air. Mestinya pemerintah itu memikirkan, bagaimana meningkatkan kesejahteraan guru honorer. Ada 735.825 guru honorer di sekolah negeri dengan status tidak jelas dan pendapatan minim. Bahkan ada yang hanya Rp 50 ribu per bulan.

"Maaf, sesungguhnya saya senang dengan pemberangkatan ini karena hampir semua yang lolos dari 1.200 guru ini adalah anggota IGI. Namun, mengapa hal seperti ini tidak dilakukan setelah mencukupkan guru PNS di sekolah-sekolah negeri?," kritiknya.

"Apakah pengangkatan PNS di sekolah negeri menjadi tanggung jawab Pemda?," sambungnya.

Dalam Islam, guru adalah guru, yang harus kita hormati, karena takjim pada seorang guru adalah salah satu key of life (kunci kehidupan). Tidak ada PNS ataupun honorer, tapi yang seberapa ihklas mereka dalam menyampaikan ilmu. Karena guru memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan mulia di sisi Allah SWT. Karena guru adalah sosok yang dikaruniai ilmu oleh Allah SWT dan memiliki kewajiban untuk mendidik siswanya agar cerdas secara ilmu pengetahuan serta spiritual yakni memiliki kepribadian Islam. Sejarah telah mencatat bahwa guru dalam naungan sistem Islam mendapatkan penghargaan tinggi dari negara termasuk pemberian gaji yang melampaui kebutuhannya. Hal tersebut tentu akan membuat guru dapat fokus untuk menjalankan tugasnya sebagai pendidik dan pencetak SDM berkualitas yang dibutuhkan negara untuk membangun peradaban yang agung dan mulia. Sayangnya itu semua hanya dapat terjadi jika Islam diterapkan secara kaffah dalam semua aspek kehidupan. Hanya dengan sistem Islam kesejahteraan dan rahmatan lil alamin akan dapat dirasakan.

Wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Klik link di bawah untuk melihat projek-projek dari IB.

https://www.indonesiabelajar.org/project/all/paging/1

  • Bagikan Via: