Alasan Kenapa Kita Diwajibkan Mencari Ilmu

  • 2019-04-26 09:07:21

Ilmu adalah suatu petunjuk hidayah yang mana merupakan kondisi yang benar adanya, dengan itu kita akan mendapatkan pemahaman. Ilmu merupakan warisan para nabi, sedangkan ahlul ilmi, (ulama) ashabah dan ahli warisnya.

Ilmu itu pemberii kehidupan hati, cahaya nurani, penyembuh penyakit (kebodohan), dan juga latihan bagi otak, yang dapat memberi kelejatan bagi jiwa kita, juga melembutkan hati yang keras dan batu, ilmu juga pemberi petunjuk bagi mereka yang kebingungan.

Ilmu itu adalah tolak ukur, yang mana segala ucapan, perbuatan, dan keadaan kita di ukur. Ilmu juga sebagai penetap hukum yang membedakan keraguan dengan keyakinan, antara hidayah dan kesesatan serta antara jalan yang lurus dan melenceng.

Dengan ilmu kita dapat mengenal Alloh, beribadah kepadanya, mentauhidkannya, memujinya, mengagungkanya, dengan ilmu pula seseorang dapat sampai pada tujuanya, melalui ilmu orang-orang yang ingin menuju (jannahnya) masuk.

Dengan ilmu kita mengenal syariat dan hukum-hukum alloh, kita bisa membedakan yang halal dan yang haram. Yang mana pada zaman sekarang kedua itu saling di acuhkan, dengan ilmu kita saling menyambung tali sillaturrahiim, dengan ilmu juga kita dapat mengetahui apa yang diridhoi alloh swt, yang sangat kita cintai. Dengan memahami dan mengikuti ilmu kita akan senantiasa cinta kepada alloh.

Ilmu itu imam sedang makmumnya itu amal, ilmu itu pemimpin sedangkan pengikutnya adalah perbuatan.

Mudzakarah ilmu adalah laksana bertasbih, membahasnya adalah laksana jihad, mencarinya adalah ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah, berinfaq untuknya adalah shadaqah, mempelajarinya adalah amal yang menyamai shiyam (puasa) dan qiyam (tahajjud). Kebutuhan terhadapnya lebih besar dibanding kebutuhan terhadap minum dan makan.

Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berkata :

"Manusia lebih membutuhkan ilmu (tentang Ad-Dien) dibanding makan dan minum, karena seseorang dalam sehari hanya membutuhkan makan minum satu atau dua kali saja. Sedangkan ia membutuhkan ilmu dalam setiap helaan nafasnya."

Kami meriwayatkan dari Imam Syafi'i rahimahullah, beliau berkata :

"Menuntut ilmu (Ad-Dien) lebih utama dibandingkan sholat nafilah (sunnah)."

Disarikan dari kitab Madarijus Salikin(2/369), karya Al Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah.

Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Wallahu a’lam.

https://www.indonesiabelajar.org/project/all/paging/1

 

  • Bagikan Via: