Apa yang dimaksud dengan pengetahuan yang bermanfaat

  • 2019-04-25 07:29:30

Memperoleh dan menyebarluaskan pengetahuan yang “bermanfaat” adalah cita-cita setiap Pendidikan. Namun pengetahuan yang dianggap bermanfaat oleh orang-orang kapitalis sangat berbeda dengan pengetahuan yang bermanfaat menurut kaca mata kaum muslim. Islam memiliki pandangan hidup tertentu yang sangat berlainan dengan pandangan hidup kapitalisme. Sikap hidup yang berbeda ini menghasilkan sejumlah perbedaan pokok antara system Pendidikan islam dengan system Pendidikan kapitalis.

Keberadaan kita semata-mata adalah untuk mendapatkan ridla Alloh SWT. Amal baik yang kita lakukan adalah sesuatu yang membuat Alloh ridla kepada kita. Seluruh perbuatan kita didunia ini seharusnya diarahkan agar dapat dinikmati hasilnya di akhirat, bukan semata-mata untuk mengejar kenikmatan duniawi saja. Agar dapat melakukan amal kebaikan sejauh kemampuan kita, sehingga kita bisa mendapatkan keridlaan Allah SWT, maka kita wajib memahami dunia ini.

Kaum kapitalis memusatkan perhatian mereka pada kehidupan dunia ini. Konsep utama kaum kapitalis adalah berusaha meraih kenikmatan duniawi sebanyak-banyaknya. Perbuatan yang baik, menurut pandangan mereka, adalah segala sesuatu yang mendatangkan manfaat duniawi, tanpa mempedulikan kehidupan akhirat. Untuk dapat berbuat baik mereka pun merasa perlu untuk memahami dunia. Namun demikian pemahaman ini semata-mata hanya untuk kepentingan duna saja.

Banyak ritual ibadah yang harus dikerjakan dalam keadaan suci. Oleh karena itu wajib bagi setiap muslim untuk bagaimana mengetahui bagaimana cara melaksanakan wudlu, lebih jauh lagi, mereka wajib mengetahui rukun-rukun wudlu, perbuatan apa saja yang mempersyaratkan wudlu, perbuatan apa saja yang disunnahkan berwudlu terlebih dahulu, dan lain-lain. Hal-hal tersebut merupakan kebiasaan sebagian besar kaum muslim. Sekalipun demikian ada beberapa hal dalam masalah wudlu yang perlu kita pelajari lebih jauh. Masalah-masalah tersebut dipandang sebagai pengetahuan yang bermanfaat karena pengetahuan itu memberikan manfaat bagi kita di akhirat kelak.

Oleh karena itu sejumlah aspek tharah dinilai sebagai bagian yang penting dari Pendidikan islam. Sebaliknya, kaum non muslim tidak menganggap penting pembahasan tentang “hal-hal yang menyebabkan hadast kecil”,

Untuk menjadi umat yang terbaik, Islam menganjurkan umatnya untuk menuntut ilmu sepanjang hayat dikandung badan. Ini menunjukkan betapa pentingnya ilmu bagi kehidupan. Untuk memperoleh kebaikan dunia dengan ilmu, untuk beroleh kebaikan akhirat dengan ilmu.

Kriteria ilmu yang berguna  didasarkan pada tujuan ibadah. Dr Mahdi Ghulsyani menegaskan bahwa salah satu cara untuk menolong manusia dalam perjalanannya menuju Allah adalah ilmu dan hanya dalam semacam inilah ilmu dipandang bernilai

Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Wallahu a’lam.

https://www.indonesiabelajar.org/project/all/paging/1

 

  • Bagikan Via: