7 Tips cara memperindah akhlak berdasarkan Hadist Rasulullah SAW

  • 2019-04-10 11:10:19

“Kalian tidak akan mampu memberi kepada semua orang dengan hartamu, akan tetapi kalian bisa memberi kepada semua orang dengan senyuman dan akhlak mulia.” [Musnad Al-Bazzar: Hasan]

Saudara, mau seberapa kaya apapun kita, seluas apapun tanah kita, setampan apapun wajah kita, percayalah bahwasanya semua itu tidak ada artinya jika kita membiarkan akhlak kita buruk terhadap sesama manusia!

Terlebih Allah mengutus Rasulullah Muhammad shalallaahu ‘alaihi wassalam, tak lain dan tak bukan adalah untuk menjadi suri teladan manusia.

Akhlak yang mulia adalah modal terbesar kita untuk lebih mendekatkan diri pada Allah dan RasulNya, lantas… Mengapa kita enggan untuk memperindah akhlak kita?

Rasulullah SAW pernah bersabda,”Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan paling dekat kedudukannya dengan majelisku pada Hari Kiamat nanti adalah orang yang paling baik akhlaknya. Sebaliknya, orang yang aku benci dan paling jauh dari diriku adalah orang yang terlalu banyak bicara (yang tidak bermanfaat) dan sombong.” (HR at-Tirmidzi)

Berikut 10 tips memperindah akhlak berdasarkan hadits Rasulullah SAW, mudah-mudahan kita bisa mempraktekkan keseluruhannya:

1. Menjauhi kata-kata keji dan perbuatan keji!

Kata-kata keji berasal dari pikiran yang keji, begitu juga perbuatan keji, maka hendaknya seorang mukmin menjauhkan diri dari perkataan yang justru malah memperlihatkan kehinaan dirinya sendiri!

Rasulullah SAW bahkan bersabda, “Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan seorang Mukmin pada Hari Kiamat nanti selain akhlak mulia. Sesungguhnya Allah membenci orang yang berbuat keji dan berkata-kata keji.” (HR at-Tirmidzi)

2. Tinggalkan perdebatan sekalipun kita benar, hindari perkataan dusta sekalipun bercanda!

Rata-rata orang yang senang berdebat memperlihatkan kelihaian berbahasa dan keluasan wawasannya, padahal Rasulullah telah memberitahukan bahwa orang yang meninggalkan debat serta dusta akan dijamin rumah di surga:

“Saya menjamin sebuah rumah tepi surga bagi orang meninggalkan debat sekalipun ia benar, dan sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang tidak berbohong sekalipun hanya bergurau, dan rumah di atas surga bagi orang yang mulia akhlaknya.” (Sunan Abi Daud: Hasan)

3. Mendengar pembicaraan orang lain dengan tekun serta menepati janji

Bukankah banyak orang yang tidak mau mendengarkan pembicaraan orang lain. Entah itu karena merasa pembicaraan itu gak penting, banyak urusan lain yang perlu dikerjakan, atau apapun itulah alasannya.

Sedangkan salah satu akhlak mukmin adalah mendengar pembicaraan dengan tekun.

“Di antara akhlak seorang mukmin adalah berbicara dengan baik, bila mendengarkan pembicaraan tekun, bila berjumpa orang dia menyambut dengan wajah ceria dan bila berjanji ditepati.” (HR. Ad-Dailami)

4. Mendekatkan diri pada orang miskin atau kaum dhuafa yang lemah

Ingin berakhlak baik tapi enggan mendekatkan diri pada orang-orang miskin yang lemah harta? Juga tidak pernah membahagiakan mereka?

Contoh simpel, pedulikah kita pada pembantu rumah tangga dan sopir di rumah? Pedulikah kita pada security dan office boy di kantor? Apakah mereka sudah makan, bagaimana kondisi keluarga mereka? Berbuatlah kebaikan pada orang-orang lemah, niscaya Allah akan menambah rezeki dan memberikan pertolonganNya pada kita.

“Dekatkan dirimu kepada-Ku (Allah) dengan mendekatkan dirimu kepada kaum lemah dan berbuatlah ihsan kepada mereka. Sesungguhnya kamu memperoleh rezeki dan pertolongan karena dukungan dan bantuan kaum lemah di kalangan kamu.” (HR. Muslim)

5. Jangan menyepelekan kebaikan sekalipun itu hanya sekedar membantu menuangkan air.
 
“Janganlah engkau menyepelekan kebaikan sedikitpun meski sekadar menuangkan air dari ember timbamu ke bejana orang yang meminta air, dan meski sekadar berbicara dengan saudaramu dengan wajah yang berseri-seri.” [HR Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi dan an-Nasa’i]

6. Saling memberi hadiah pada sesama muslim

Kerapkah kita memberi hadiah untuk sesama muslim? Cobalah lakukan dan rasakan bagaimanapun hadiah bisa menghilangkan kedengkian serta menambah kasih sayang sesama saudara.

“Hendaknya kamu saling memberi hadiah. Sesungguhnya pemberian hadiah itu dapat melenyapkan kedengkian.” (HR. Tirmidzi dan dan Ahmad) https://indonesiabelajar.org/article/58/Dari-5-hal-ini,-nomer-4-yang-sering-diabaikan-oleh-manusia

7. Menghormati yang lebih tua

Di era sekarang, menghormati yang lebih tua seakan-akan bukanlah  suatu keharusan. Yang mana ucapan  orangtua dianggap angin lalu yang tak berarti, padahal Islam mengajarkan kita untuk menghormati mereka yang lebih tua:

“Seorang pemuda yang menghormati orang tua karena memandang usianya yang lanjut maka Allah mentakdirkan baginya pada usia lanjut orang akan menghormatinya.” (HR. Tirmidzi)

Saudara, mudah-mudahan Allah memperindah akhlak kita sebagaimana Ia telah memperindah penampilan fisik dan rupa kita. Tentu saja Allah takkan melakukannya jika kita tak mau mulai mengubah diri terlebih dahulu dengan memperbagus akhlak kita.

Wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat. Terima kasih

https://www.indonesiabelajar.org/project/all/paging/1

 

  • Bagikan Via: