Tahukah kamu, pentingnya imunitas tubuh untuk mencegah dari segala macam penyakit ?---Indonesia Belajar

  • 2020-12-08 10:59:55

Sistem imun punya peran yang sangat penting bagi tubuh kita. Jika tidak ada sistem imun, maka tubuh akan sangat mudah diserang oleh bakteri, virus, parasit, dan berbagai patogen berbahaya lainnya.

Karena punya peran yang sangat penting bagi tubuh, maka sistem kekebalan tubuh menyebar di seluruh tubuh kita. Nah, inilah sebabnya tubuh tetap sehat meski ada patogen berbahaya yang memasuki tubuh kita.

Jika kita perhatikan ada beberapa orang bisa yang melewati pergantian musim tanpa mengalami flu sama sekali. Sementara itu, ada juga orang yang mudah sakit jika terpapar sedikit udara dingin.

David Nieman, profesor kesehatan sekaligus Direktur Human Performance Lab di Appalachian State University, yang telah menghabiskan bertahun-tahun untuk meneliti pengaruh olahraga pada Kesehatan manusia dan fungsi imun  mengatakan, “agar tidak mudah sakit, maka faktor gaya hidup lah yang paling penting. Terutama bergerak aktif”.

Dalam salah satu kajiannya, Nieman dan rekannya menemukan fakta bahwa 30 menit jalan cepat dapat meningkatkan sirkulasi sel pembunuh virus, sel darah putih dan pejuang sistem kekebalan tubuh lainnya. Ketika sel-sel imun ini menghadapi patogen penyebab penyakit, maka mereka dapat membunuhnya secara effektif. Meskipun begitu, tiga jam setelah olahraga sel-sel imun mundur Kembali ke jaringan asalnya. Dengan kata lain, efek kekebalan dari olahraga terjadi dalam waktu singkat. Itulah sebabnya mengapa penting untuk berolahraga secara rutin

Prof Pellegrini dari Walter and Eliza Hall Institute mengatakan bahwa system kekebalan tubuh manusia terdiri atas berbagai jenis sel dan molekul, seperti antibody. Garis pertahanan pertama adalah apa yang dikenal sebagai system kekebalan tubuh bawaan. Setiap sel dalam tubuh kita dipersiapkan untuk membuat interferon, yakni molekul antivirus, Ketika mereka mendeteksi adanya penyusup.

System kekebalan tubuh orang yang sangat tua dan orang yang sangat muda, diketahui lebih lemah daripada kebanyakan orang lain. Disamping itu, seiring bertambahnya usia, beberapa sel juga ikutan menua dan menjadi kurang gesit dalam kemampuan mereka untuk merespons infeksi.

Apapun yang membuat jantung, paru-paru dan ginjal sehat, pada gilirannya akan membuat system kekebalan tubuh kita menjadi sehat

Selain olahraga rutin, tidur malam yang cukup juga menjadi salah satu cara menjaga system imun.

Profesor Syaraf dan ahli tidur dari University Of Washington, Dr. Nathaniel Watson, menemukan fakta bahwa orang-orang yang kekurangan tidur, lebih rentan terhadap virus dibanding yang beristirahat cukup. Berapa lama waktu ideal untuk tidur masih sulit untuk diukur, namun beliau mengemukakan bahwa setidaknya kita harus tidur selama tujuh jam agar memiliki tubuh yang sehat.

Selain factor olahraga dan istirahat malam yang cukup, yang menjadi perhatian kita berikutnya adalah asupan makanan.

Asupan yang kita berikan kepada tubuh sangat berpengaruh. Ibaratnya asupan itu sebuah bahan bakar pada sebuah mesin mobil, maka jika kualitas bahan bakar nya baik maka mesin mobil akan bekerja dengan baik sedangkan berlaku untuk sebaliknya. Jika kualitas bahan bakarnya jelek maka mesin mobil tidak akan bekerja optimal

dr. Jason Goldsmith seorang Peneliti di University of Pennsylvania’s Institue For Immunology telah melakukan penelitian terkait dampak asupan makanan bagi mirobiom dan Kesehatan imun kita mengatakan bahwa secara umum Vitamin B,C,D dan Zat Seng penting untuk  fungsi kekebalan tubuh. Buah dan sayur juga bagus dikonsumsi karena mereka sangat kaya akan serat yang mendukung Kesehatan pencernaan.

Sedangkan Prof Clare Collins, seorang pakar diet University Of Newcastle, menambahkan selain vitamin B,C,D, zat seng, yang diperlukan tubuh adalah vitamin A, E, mineral besi dan selenium. Beliau menjelaskan bahwa Vitamin A (terdapat pada Ubi, wortel, bayam, brokoli, Labu) dan seng (terdapat pada kerang, daging merah, produk susu, telur, kentang, kacang-kacangan) membantu menjaga integritas kulit dan lapisan organ vital dan system pernapasan, yang merupakan bagian dari system kekebalan tubuh bawaan.  Vitamin B12 (terdapat pada hati, kerang remis, ikan sarden, daging sapi, rumput laut, tuna, susu, telur) dan zat besi juga penting untuk produksi hemoglobin yang membawa oksigen dalam darah. Sedangkan vitamin C (terdapat pada Jambu Biji, jeruk, pepaya, Strawberry, Cabe merah, brokoli, kembang kol, bayam), vitamin E (terdapat pada alpukat, kacang tanah, kacang almond, kiwi, mangga, bayam, brokoli, paprika merah, telur), Selenium (terdapat pada daging sapi, ayam, telur, keju, jamur, oatmeal, tiram, bawang putih) berfungsi untuk membantu mengendalikan peradangan dengan menghilangkan dampak stress oksidatif, karena radikal bebas yang menembus dinding sel dan menyebabkan kebocoran.

Beliau menambahkan bahwa minum vitamin tambahan tidak diperlukan oleh tubuh kecuali kita didiagnosa mengalami kekurangan nutrisi tertentu seperti vitamin D atau memiliki kebutuhan khusus karena sedang hamil atau didiagnosis dengan gangguan usus. “Satu-satunya orang yang membutuhkan suplemen vitamin atau mineral adalah mereka yang sudah disarankan dokter atau ahli gizi untuk meminumnya” menurut Prof Collins.

Selain dengan ikhtiar ataupun usaha kita untuk menjaga imunitas tubuh kita sebagaimana yang disebutkan di atas. Sebagai ummat Islam tentunya kita sudah mendengar khasiat ataupun kekuatan sebuah sedekah. Bahwa sedekah bisa menolak bala sedangkan bala bencana serta musibah tidak akan mendahului sedekah. Oleh sebab itu dianjurkan untuk memperbanyak sedekah terlebih saat ini banyak wabah penyakit merajalela di sekitar kita. Semoga ikhtiar menjaga immunitas tubuh dengan olahraga, tidur malam yang cukup, asupan makanan bergizi dan disempurnakan dengan sedekah menjadi perantara untuk menjaga immunitas kita dan menambah keimanan kita kepada Alloh SWT. Aamiin.

Wallahu a’lam bishawab

Semoga Bermanfaat

(Disarikan dari berbagai sumber)

https://www.indonesiabelajar.org/project/all/paging/1

  • Bagikan Via: