Ternyata, ikan ini memiliki struktur Gigi mirip manusia - Indonesia Belajar

  • 2020-07-02 06:51:20

Hutan Amazon punya banyak cerita. Salah satunya, ikan pacu yang berkerabat dengan keluarga Piranha. Pacu adalah ikan air tawar yang berasal dari Amerika Selatan dan ditemukan di sebagian besar sungai di lembah Amazon dan dataran rendah Orinoco Amazonia. Mereka juga dilaporkan bisa ditemukan di Papua Nugini dan akhirnya dibudidayakan oleh peternak lokal. Pacu adalah nama lokal, yang berasal dari bahasa Guarani yang kerap digunakan oleh penduduk Indian Brasil. Ada 2 jenis ikan pacu yang dikenal saat ini, yaitu Black Pacu (Pacu Hitam) dan Red Bellied Pacu (Pacu Perut Merah). Meski sama-sama pacu, namun nama ilmiah kedua hewan ini berbeda. Ikan pacu hitam memiliki nama ilmiah Colossoma macropomum, sementara Pacu perut merah nama ilmiahnya Piaractus brachypomus.

Pacu sebetulnya sejenis piranha pemakan daging, termasuk ke dalam subfamili Serrasalminae. Piranha adalah spesies karnivora, sedangkan pacu adalah omnivora atau pemakan segala. Piranha memiliki gigi-gigi yang runcing dan tajam, sedangkan pacu memiliki gigi-gigi tebal yang menakutkan, sebab sangat mirip dengan gigi manusia.

Ikan pacu rupanya lebih besar dari segi ukuran dibanding piranha. Ikan pacu bisa mencapai panjang lebih dari 1 m dan berat lebih dari 40 kg. Sedangkan piranha, panjang tubuhnya tidak sampai 1 m.

Perbedaan paling mencolok adalah pada giginya. Seperti kita tahu, gigi piranha begitu tajam seperti gigi hiu. Kalau ikan pacu, giginya justru seperti manusia.

Gigi ikan pacu jumlahnya banyak dan tersusun rapi di bagian rahang atas dan bawahnya. Tidak setajam gigi piranha.

Meski begitu, ikan pacu lebih agresif dibanding piranha. Walau giginya tidak tajam, mereka bisa menggigit dan mengoyak daging. Meski, makanan ikan pacu umumnya adalah biji-bijian dan kacang-kacangan.

Pacu menggunakan gigi-giginya untuk menghancurkan kacang-kacangan dan buah-buahan, namun kadang mereka juga makan ikan dan hewan invertebrata lainnya. Mereka biasanya makan buah-buahan dan kacang-kacangan yang jatuh dari pepohonan di pinggir perairan Amazon. Dalam beberapa kesempatan, ikan ini pernah dilaporkan menyerang alat kelamin perenang pria di Brasil, Denmark, atau Papua Nugini bahkan ada kasus yang terjadi di Swedia, dimana ikan Pacu kedapatan menggigit testikel sekelompok pemuda yang sedang berenang di sungai di Kota Oresund, Swedia. Mungkin ikan Pacu mengira, testikel para pemuda itu sebagai kacang yang bisa mereka makan.

Pacu bukanlah karnivora agresif seperti piranha, namun sistem rahang mereka sangat berbahaya. Seorang balita harus menjalani operasi setelah seekor pacu menggigit jari mereka di Edinburh Butterfly and Insect World di Skotlandia. Manajer Museum Zoologi Deep Sea World, Matthew Kane memperingatkan pengunjung

"Pacu memakan apa saja, termasuk jari anak-anak," ujar Kane, dilansir dari Amusing Planet.

Wallahu a’lam

Semoga Bermanfaat

(Disarikan dari berbagai sumber)

https://www.indonesiabelajar.org/project/all/paging/1

  • Bagikan Via: