Ibnu Yunus (950 M) 6 Abad Sebelum Galileo -Indonesia Belajar

  • 2020-01-15 07:06:43

Ibnu Yunus adalah astronom dan matematikawan Muslim yang sangat penting dari Mesir. Dia termasuk ilmuwan yang paling detail dalam melakukan penelitian. la telah memberi inspirasi dan pengaruh bagi para astronom di dunia Muslim maupun Barat berkat pemikirannya yang ratusan tahun lebih maju' dibanding masanya. Ibnu Yunus adalah penemu Bandul atau pendulum yang berguna untuk mengetahui waktu berdetik ketika sedang meneropong benda langit. Bandul Ibnu Yunus ini telah dikenal 6 abad sebelum Galileo Galilei dan Christiaan Huygens menemukan pendulum! Ibnu Yunus juga menemukan Rubu Berlubang atau Gunners Quadrant, sebuah alat untuk mengukur gerakan bintang. Kawah Bulan Ibnu Yunus diambil dari namanya untuk menghormati jasanya.

Kitab Az-Zaij Al-Hakimi, Tebal Dan Akurasi Tingkat Tinggi

Kitab 'Az-Zaij Al-Hakimi merupakan kitab sangat tebal yang terdiri dari petunjuk dan tabel astronomi hasil penelitian Ibnu Yunus dan hasil penelitian para astronom sebelumnya yang telah ia koreksi. Nilai penelitian astronomi yang ada pada buku ini dijamin kebenarannya hingga tingkat akurasi mencapai tujuh desimal! Kitab ini juga mengungkap 40 konjungsi antar planet dan 30 gerhana bulan. Sayangnya sebagian babnya tersebar di berbagai perpustakaan di beberapa negara dan hanya setengahnya yang berhasil diselamatkan. Seorang filsuf dan sosiolog Prancis, Gustav Le Bon mengatakan. Buku Az-Zalj A-Hakimi lebih akurat daripada sermua buku pada bidang yang sama.

Ghayat al-Intifa, Azimuth dan Waktu Kairo

Karya penting Ibnu Yunus dalam astronomi yang lainnya adalah Kitab "Ghayat al-Intifa". Kitab ini berisi tabel bola astronomi yang digunakan untuk mengatur waktu di Kairo, Mesir. Tabel ini digunakan hingga abad ke- A 19. Ibnu Yunus juga membuat tabel untuk menghitung lama siang hari. Selain itu, ia menyusun tabel untuk menentukan azimuth matahari untuk kota Kairo yaitu lintang 30° dan Baghdad yaitu lintang 33:25 Azimuth adalah sudut putar dari arah Barat hingga Timur Bumi. Tak lupa Ibnu Yunus menyusun tabel sinus untuk amplitude terbitnya matahari di Kairo dan Baghdad. Secara tekun dan penuh ketelitian, ia juga telah melakukan pengamatan lebih dari 10 ribu mnasukan untuk posisi matahari dengan memakai sebuah astrolab besar yang berdiameter 1,4 meter.

Biografi Ibnu Yunus, Karya untuk Al-Hakim

Ibnu Yunus bernama lengkap Abu al- Hasan 'Ali ibnu 'Abd al-Rahman ibnu Ahmad ibnu Yunus al-Sadafi al-Misri. Tanggal dan tempat kelahiran Ibnu Yunus tidak diketahui secara pasti walaupun diperkirakan pada tahun 925. Ibnu Yunus mendedikasikan hasil karyanya kepada khalifah Al-Hakim Biamrillah yang mencintai ilmu dan memperhatikan ilmu astronomi. Al-Hakim lalu membangun Darul Hikmah di Kairo sebagai tempat bertemunya para ulama dan membekali Darul Hikmah dengan perpustakaan besar dan melengkapi peralatan teropong bintang.

Wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat dan terimakasih.

https://www.indonesiabelajar.org/project/all/paging/1

  • Bagikan Via: