Tingkatan Para Sahabat -Indonesia Belajar

  • 2020-01-08 06:16:57

Ibn al-Atsir,’ dalam kitab Asad al-Ghdbah fi Marifat al-Shahabah, menuturkan, Para ulama berbeda pendapat mengenai tingkatan para sahabat, tetapi dalam hal pembagian menurut al-Imam Abu Abdillah al-Hakim al-Naysaburi dalam kitabnya, Ma’rifat ‘Ulum alHadits. la membagi tingkatan sahabat ke dalam 12 tingkatan.

PERTAMA, para sahabat yang masuk Islam di Makkah, seperti Abu Bakr, Umar, Utsman, Ali, dan beberapa yang lain.

KEDUA, jamaah Darunnadwah. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa setelah Umar ibn al-Khattab r.a. bersyahadat, ia pergi bersama Rasulullah saw. ke Darunnadwah. Di sana Umar dibaiat oleh beberapa orang Makkah, termasuk Said ibn Zaid dan Sa‘d ibn Abu Waqqash.

KETIGA, para sahabat yang berhijrah ke Abisinia, termasuk di antaranya Ja‘far ibn Abu Thalib.

KEEMPAT, para sahabat yang membaiat Nabi saw. di Aqabah, seperti Ubadah ibn al-Shamit.

KELIMA, para sahabat yang ikut Baiat Aqabah Kedua, yang sebagian besar dari kalangan Anshar.

KEENAM, golongan Muhajirin pertama, yang masuk Islam ketika Rasulullah tiba di Quba dalam perjalanan dari Makkah ke Madinah. Di tempat itu mereka mendirikan masjid bersama Rasulullah saw., yang disebut Masjid Quba. Termasuk dalam tingkatan ini adalah Amir ibn Rabiah.

KETUJUH, para sahabat yang ikut dalam Perang Badar.

KEDELAPAN, para sahabat yang memeluk Islam dan kemudian berhijrah ke Madinah pada periode antara Perang Badar dan Perjanjian Hudaibiyah, seperti a!-Mughirah ibn Syu‘bah.

KESEMBILAN, para sahabat yang ikut Baiat Ridwan, seperti Salamah ibn al-Akwa dan Ibn Umar. Kemuliaan mereka disebutkan dalam Al-Quran: “Sungguh Allah telah rida terhadap orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon. Maka, Allah mengetahui apa yang ada dalam hati kemenangan yang dekat (waktunya).

KESEPULUH, para sahabat yang memeluk Islam dan kemudian hijrah ke Madinah pada periode antara Perjanjian Hudaibiyah dan Futuh Makkah, termasuk di antaranya Khalid ibn Walid dan Amr ibn al-Ash.

KESEBELAS, para sahabat yang masuk Islam saat Futuh Makkah, termasuk di antaranya Abu Sufyan Shakhr ibn Harb.

KEDUA BELAS, anak-anak yang melihat atau bertemu dengan Rasulullah saat peristiwa Futuh Makkah, dan sepulangnya dari haji Wada, termasuk di antaranya al-Sa‘ib ibn Mazid dan Abu Thufail Amir ibn Watsilah.

Wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Sumber : Book, Ensiklopedi BIografi Sahabat Nabi

https://www.indonesiabelajar.org/project/all/paging/1

 

  • Bagikan Via: