Anjuran Melamar Perempuan Di Hari Jum'at

  • 2019-10-04 07:02:05

Melamar tunangan untuk dinikahi dalam Islam disebut dengan khitbah. Sebelum seorang pria menikahi/mengahalalkan seorang perempuan, dia dianjurkan melamarnya terlebih dahulu. Namun sebelum itu, dia dianjurkan melakukan shalat Istikharah untuk minta petunjuk kepada Allah agar calon yang hendak dilamar menjadi pasangan yang baik dunia wal akhirat.

Dalam kitab Al-Fawakih Al-Duwani, Imam Al-Nafrawi menganjurkan untuk melamar perempuan di hari Jumat. Hari Jumat dinilai hari terbaik dan sangat baik untuk melakukan khitbah, sebagaimana hari terbaik untuk akad nikah adalah hari Jumat juga. Beliau berkata;

“Disunahkan adanya khitbah dan akad nikah dilaksanakan pada hari Jumat.”

Syaikh Abu Bakar Syatha dalam kitab I’anatut Thalibin menjelaskan alasan mengapa hari terbaik untuk khitbah dan akad nikah dilaksanakan pada hari Jumat. Pertama, hari Jumat adalah sayyidul ayyam, atau hari terbaik dan penghulu hari-hari lainnya. Kedua, hari Jumat adalah yaumul ‘id, atau hari raya bagi segenap umat Muslim. Ketiga, Allah menciptakan Nabi Adam pada hari Jumat.

Dengan ketiga alasan di atas, menjadikan hari Jumat sebagai hari paling ideal dan paling baik untuk melangsungkan khitbah. Ia lebih baik dibanding hari-hari lainnya untuk mengawali niat baik menuju pernikahan.

Selain itu, ketika melangsungkan khitbah di hari Jumat, dianjurkan untuk dilaksanakan di waktu pagi hari. Waktu tersebut merupakan waktu yang mendapatkan doa keberkahan dari Nabi Saw. sehingga sangat baik digunakan untuk melaksanakan khitbah, atau amal shaleh lainnya. Nabi Saw. bersabda;

“Ya Allah, berkahi umatku di waktu paginya.” (HR. Imam Tirmidzi).

Demikian penjelasan terkait hari terbaik melamar unutuk menghalakan seorang perempuan dalam Islam, yaitu di waktu pagi pada hari Jumat.

Wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat dan terimakasih.

https://www.indonesiabelajar.org/project/all/paging/1

  • Bagikan Via: