Hal Sepele, yang Jarang Kita Sadari,

  • 2019-08-06 08:23:46

Bila kita merasa sering bepergian ke luar rumah, sudah pasti air minum kemasan sudah menjadi barang bawaan yang wajib dibawa ke mana-mana. Biasanya, untuk menghemat pengeluaran, nggak jarang banyak orang yang mengisi ulang botol air minum kemasan tersebut untuk dibawa di hari berikutnya. Memang terkesan lebih ramah lingkungan, namun faktanya hal ini justru berbahaya bagi tubuh lo!

Botol air minum kemasan yang didesain sekali pakai ini, akan memiliki risiko jika kamu pakai berulang. Untuk lebih jelasnya, Indonesia Belajar memberikan Tips sekaligus rangkum ulasannya berikut ini.

Botol plastik minuman kemasan biasanya mengandung Bisfhenol A atau biasa dikenal sebagai BPA yang mana berbahaya untuk kesehatan

Bisfenol A telah menerima banyak perhatian karena sering dikaitkan dengan prtimbangan kesehatan. Misalkan pada pria, kadar BPA tinggi berhubungan dengan jumlah sperma rendah dan pembesaran kelenjar prostat. Sedangkan pada wanita, kadar BPA tinggi berhubungan dengan kromosom yang bermutasi pada telur dan pertumbuhan prekanker pada pay udara. BPA juga telah dikaitkan dengan obesitas dan resistensi insulin. BPA terdeteksi pada 93% dari populasi umum. Plastik yang berisi nomor daur ulang 3, 6, dan 7 mengandung banyak BPA dan tidak boleh digunakan sebagai wadah makanan atau minuman.

BPA ini biasanya digunakan oleh pabrik untuk memadatkan dan membentuk suatu barang termasuk botol kemasan. Dikutip dari laman Hello Sehat, hampir 90% jumlah manusia bisa jadi memiliki BPA dalam tubuhnya. Kandungan BPA ini bisa jadi masuk melalui makanan maupun minuman yang diletakkan dalam wadah yang mengandung BPA.

Meskipun sebelumnya Badan Administrasi Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengatakan BPA aman terdapat dalam produk plastik. Namun, semenjak tahun 2010, FDA mulai menyatakan adanya kekhawatiran terhadap efek kesehatan yang mungkin ditimbulkan oleh BPA.

Nggak cuma kandungan kimianya, botol plastik yang digunakan berulang cenderung menjadi sumber bakteri bila kurang teliti ketika membersihkannya

Kontaminasi bakteri tersebut akan semakin parah apabila botol plastik yang digunakan  berasal dari minuman kemasan sekali pakai. Jika keseringan menggunakan botol ini, kemungkinan bakteri dapat berkembang biak, bahkan meningkatkan risiko menipisnya lapisan botol plastik yang memungkinkan rusaknya lapisan botol.

Wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat dan terimakasih.

https://www.indonesiabelajar.org/project/all/paging/1

 

 

  • Bagikan Via: