Saksi Nyata Perjuangan Kaum Muslimin

  • 2019-07-31 06:38:35

Gunung Uhud yang terletak di Kota Madinah,Saudi Arabia yang menjadi saksi kisah emas perjuangan umat Islam di awal-awal masa kerasulan. Gunung yang memiliki tinggi sekitar 350 meter itu menjadi saksi pertempuran kedua antara Muslim dan pasukan Mekkah. 

"Pada pertempuran tersebut banyak gugur para sahabat yang utama termasuk Paman Nabi Muhammad SAW, Hamzah Ra," Pertempuran tersebut terjadi kurang lebih setahun Perang Badr. 

"Tentara Islam berjumlah 700 orang sedangkan tentara kafir berjumlah 3.000 orang," jelasnya..

Pada masa itu, tentara Islam dipimpin langsung oleh rasulullah sedangkan tentara kafir dipimpin oleh Abu Sufyan. Rasulullah menempatkan pasukan Islam di kaki bukit Uhud di bagian barat. 
Pada sayap kiri pasukan, Sang Nabi khusus menempatkan para pemanah yang melindungi induk pasukan.
Rasulullah, menempatkan 50 pemanah di Ainain dibawah pimpinan Abdullah bin Zubair dengan perintah yang sangat tegas. "Rasulullah menyarankan menggunakan panah terhadap kavaleri musuh. Beliau bersabda, Selama kalian tetap di tempat, bagian belakang kita aman. jangan sekali-sekali kalian (pasukan pemanah) meninggalkan posisi ini. Jika kalian melihat kami menang, jangan bergabung; jika kalian melihat kami kalah, jangan datang untuk menolong kami," ujarnya.

Di belakang pasukan Islam terdapat 14 wanita yang bertugas memberi air bagi yang haus, membawa yang terluka keluar dari pertempuran, dan mengobati luka tersebut. Di antara wanita ini, salah satunya adalah Fatimah, putri rasulullah yang juga istri Ali, sedangkan rasulullah sendiri berada di sayap kiri.

Pimpinan pasukan lawan saat itu, Abu Sufyan memilih pertempuran terbuka di mana dia bisa memakai trik ke bagian samping dan belakang tentara Islam dan mengerahkan seluruh tentaranya untuk mengepung pasukan tersebut. 

Selama proses pertempuran, umat Islam telah unggul dan pasukan Mekkah kocar kacir. Kemenangan yang hampir diraih,membuat pasukan pemanah yang telah ditempatkan Rasul turun meninggalkan posnya untuk mendapatkan harta rampasan perang. 

Walhasil, salah satu pemimpin pasukan Quraisy yakni Khalid bin Walid menyerang balik di tengah umat Islam yang lengah dan menyebabkan banyaknya pasukan Rasul yang gugur. 

Pada pertempuran itu gugur Paman Nabi Hamzah RA yang dibunuh secara curang oleh pembunuh bayaran dengan tombaknya. 

"Paman Nabi dimutilasi hati dan jantungnya diambil. Nabi pada masa itu sangat bersedih, Hamzah dan para syuhada Uhud dimakamkan di Jabal Uhud," ungkapnya. 

Mereka sadar, akan sebab kekalahan: melanggar satu perintah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam. Mereka akan mendapatkan kunci kemenangan dan pertolongan Allah Ta’ala adalah dengan menaati perintah Allah dan Rasul-Nya. Sebab kekalahan telah diketahui, kunci kemenangan di tangan. Maka setelah perang Uhud kaum Muslimin selalu meraih kemenangan.

Beberapa waktu lalu Pemerintah Arab Saudi memindahkan lokasi makam para pejuang karena banjir yang menerpa wilayah itu. Saat makam digali, ajaibnya jasad seorang mujahid yang diyakini paman Rasul utuh setelah beberapa abad dengan kucuran darah yang masih segar. 

"Kalau malam hari dan siang, terkadang wilayah makam itu wangi semerbak,". 

Lokasi bukit Uhud menjadi salah satu tempat kunjungan umat Islam dari seluruh penjuru dunia. Pada bukit itu terdapat makam para pejuang yang telah diperbaiki, Gunung Uhud yang menjulang serta lokasi bukit di mana para pemanah ditempatkan oleh Rasulullah SAW.

Wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat dan terimakasih.

https://www.indonesiabelajar.org/project/all/paging/1

  • Bagikan Via: