5 Tips agar Ibadah Haji Lebih Maxsimal

  • 2019-07-30 10:07:43

Factor perbedaan cuaca antara Indonesia dan Arab Saudi yang signifikan, sering menjadi problem tersendiri bagi jamaah asal indonesia. Sebagai informasi, suhu udara di Mekah maupun Madinah dapat mencapai 40 derajat celcius pada siang hari. Suhu ini dua kali lipat dibandingkan suhu normal di Indonesia.

Jemaah haji asal Indonesia yang sudah mulai diberangkatkan dari tanah air, perlu untuk memperhatikan beberapa hal terkait dengan kesehatan dan kebugaran. Terutama untuk mengantisipasi agar tidak terserang dehidrasi dan kelelahan.

Berikut ini adalah beberapa tips agar jemaah haji tetap sehat dan bugar selama menjalankan ibadah haji:

1. Kurangi aktivitas di udara terbuka.
Umumnya para jamaah berusaha untuk melaksanakan salat arbain (sholat berjamah 40 waktu) di Masjid Nabawi dengan lengkap. Apabila udara sangat tinggi dan gejala dehidrasi mulai terasa, maka sebaiknya jangan paksakan diri.

2. Istirahat yang cukup setelah sampai di penginapan.
Perjalanan yang lumayan lama dan proses pembagian kamar yang terkadang berlarut-larut seringkali membuat kelelahan para jamaah semakin menjadi. Walaupun rasa bersyukur terkadang mengalahkan rasa lelah, namun tubuh tetap perlu istirahat.

3. Minum air yang cukup dan hindari minuman berkafein atau soda.
Sebelum berdampak cegahlah dehidrasi dengan memperbanyak minum air, mengingat suhu udara yang sangat tinggi. Dengan tersedianya tempat penampungan minum di masjid, usahakan untuk tetap minum. Hindari pula minuman yang mengandung kafein atau soda karena dapat memperberat dehidrasi. Tanda bahwa kita harus tingkatkan konsumsi air adalah dengan melihat warna urin yang berwarna lebih keruh.

4. Makan makanan yang baik dan seimbangkan dengan pola makan yang teratur.
Perhatikan asupan makanan agar tepat waktu dengan gizi seimbang. Makanan yang disediakan untuk jamaah Indonesia biasanya telah disesuaikan dengan selera jemaah Indonesia, sehingga jangan sampai tidak ada asupan makanan sama sekali baik pada pagi, siang ataupun malam hari.

Aktivitas ibadah dan perjalanan menuju masjid dapat menghabiskan energi sehingga perlu diimbangi dengan makan yang cukup. Asupan makanan juga harus dijaga dengan gizi yang seimbang karena apabila tidak baik maka dapat berdampak buruk pada daya tahan tubuh kita. Perhatikan pula agar makanan yang dikonsumsi itu bersih dan relatif baru agar tidak terjadi keracunan makanan.

5. Lakukan pemeriksaan secara rutin
Hal berikut perlu perhatikan agar masalah kesehatan segera diatasi dan tidak berkepanjangan. Perlu diperhatikan pula bahwa kontak sesama jamaah cukup dekat sehingga apabila seseorang mengalami flu dapat dengan mudah menular kepada orang lain. Oleh karenanya sesama jemaah dapat selalu mengingatkan apabila terdapat anggota kelompok yang sakit agar segera menghubungi petugas kesehatan dan siap memberikan pelayanan kesehatan.

 “Semoga dengan memperhatikan dan mengantisipasi hal-hal tersebut, para jamaah tetap sehat dan bugar sehingga dapat menunaikan ibadah Haji dengan lancar,”

Wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat dan terimakasih.

https://www.indonesiabelajar.org/project/all/paging/1

 

 

  • Bagikan Via: