Zidan, Si Bintang Kelas yang Terancam Jadi Bintang Jatuh

BWA-Indonesia Belajar. Tidak berlebihan bila Zidan Baehaqi disebut sebagai bintang kelas, karena prestasinya tergolong paling berkilau di antara teman-teman seangkatannya baik di sisi akademik maupun dari hafalan dan juga akhlaknya.


(M. Zidan Baehaqi menjadi salah satu Duta tahfidz 10 juz ke Semarang)

Menjadi ranking satu sudah menjadi langganan siswa kelas 4 SDIT Mafatih Bekasi ini  sejak kelas 1. Tidak hanya itu, rupanya warga Jalan Camar RT 4/7 Kampung Raden Kelurahan Jati Raden Kecamatan Jati Sampurna, Bekasi, Jawa Barat, menyukai pelajaran sains sehingga tidak jarang dalam setiap olimpiade matematika di sekolah mendapatkan nilai tertinggi.

Di samping itu, anak kedua dari pasangan Didi Supriadi (43 tahun) dengan Prasasti  Budiningsih (43 tahun)  merupakan contoh salah satu anak yang disiplin, taat dan tekun di sekolah.

Karena cita-citanya ingin menjadi seorang guru Qiroaty, maka ia serius sekali belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an. Hasilnya pun signifikan. Pada Februari 2016, ia meraih syahadah Qiroaty terbaik ke-4 se-Pondok Gede. Lebih dari itu, bacaannya dijadikan model bacaan tahsin metode Qiroaty pada Majelis Murottilil Qur'an (MMQ) Qiroaty se-Bekasi karena bacaan Al-Qur’annya sempurna. Walhasil, anak yang hafalannya sudah lebih dari lima juz tersebut dipromosikan pula sebagai duta tahfidz 10 juz ke Semarang.

Namun jangan sampai bintang kelas ini meredup dan jadi bintang jatuh, gara-gara masalah ekonomi yang sudah setahun ini mendera keluarga. Pasalnya, penghasilan ayahanda turun drastis pasca keluar dari salah satu perusahaan asuransi terbesar di Indonesia pada awal 2016 lalu dan berbuntut pada macetnya biaya pendidikan Zidan.

 “Saya keluar setelah mengetahui bahwa ternyata haram hukumnya bekerja di perusahaan asuransi,” ungkap Didi yang kini beralih profesi menjadi petugas cleaning service dengan gaji jauh di bawah UMR tersebut.

Untuk mengurangi beban keluarga Zidan, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin untuk berdonasi. Sehingga ia bisa meraih cita-citanya dan kita semua mendapat pahala dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Donasi yang Diperlukan:

Rp 13.350.000 ( Dana Kegiatan Tahunan Rp 1.5 Juta, Buku Paket Rp 500 Ribu, Komite Rp 100 Ribu, Infaq Bulanan Rp 600 Ribu,12)

Patner Lapang:

Weli Kurniawan