Tidak Takut, Satria Senang Bantu Orang Tua Berjualan

Indonesia Belajar. Meski baru berusia tujuh tahun, Satria Ahmad Abdullah (7 tahun) sudah membantu ibunda Ika Luidayati mengantarkan dagangan risol ke warung-warung di pagi hari sebelum berangkat sekolah.

IB - Satria Ahmad

Satria Ahmad Abdullah (7 tahun) sedang belajar mengaji.

Tetapi Pada suatu sore di bulan Ramadhan 1437 H, yang baru lalu, entah karena masalah apa ia berurusan dengan beberapa anak sebayanya yang nakal. Sehabis mengantar dagangan Risolnya, Satria dikejar anak-anak nakal itu. Iapun berlari sekencang kencangnya. walaupun ia jatuh ke got, Ia tetap bangkit dan langsung berlari lagi dan kemudian sembunyi di dalam masjid. “untung saja dagangan risolnya sudah diantarkan ke warung jadi tidak ada yang jatuh” ceritanya seru.

Meski kadang muncul rasa kuatir di-bully atau kasus serupa terulang, Satria, siswa kelas 2 SD Islam Ibnu Hajar Mandiri Mustika Jaya tetap senang dapat membantu mengurangi beban kedua orangtua.  Ayahnyapun, Andi Wibowo hanya bekerja serabutan berpenghasilan minim.

“Kadang hasil jualan dan upah dari suaminya hanya cukup untuk biaya kontrak rumah dan kebutuhan makan sehari-hari. Itulah yang menopang kami selama ini sehingga tidak jarang juga ketika daganggan tidak terjual habis menyisakan kerugian sehingga sulit untuk menabung untuk biaya sekolah” ungkap Ika Luidayati. Walhasil, biaya sekolah Satria pun kerap menunggak.

Untuk mengurangi beban keluarga bocah yang bercita-cita menjadi pilot dan hafidz Al-Qur’an tersebut, melalui program Indonesia Belajar (IB), Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin untuk berdonasi. Sehingga cita-cita Satria terlaksana dan kita semua mendapatkan pahala berlimpah dari Allah SWT. Aamiin.[]

Donasi yang Diperlukan: Rp 4.497.000,-  

(Biaya tunggakan tahun 2015-2016 Rp 3.297.000; pembayaran SPP untuk satu tahun ke depan 100.000 x 12 bulan =  Rp 1.200.000)

Mitra Lapang: Weli Kurniawan

Para Donatur