Prameswari Khawatir Putus Sekolah

Prameswari Khawatir Putus Sekolah

Mengikuti jejak kedua kakaknya yang sekolah di SDIT Kamil, Sukatani, Tapos, Depok Prameswari Taviana Puti masuk di bangku kelas satu sekolah yang sama. Di samping jaraknya dari rumah relatif dekat, sistem pengajarannya pun dinilai ibunda Tia Lestari (39 tahun) cukup bagus, hal itu setidaknya terlihat dari prestasi kedua anaknya yang terlebih dahulu masuk.



Namun sayang, baru beberapa bulan Prameswari sekolah, ayahanda Deni Hadiyanto (44 tahun) di-PHK sehingga ekonomi keluarga pun terguncang.

Meski demikian, Prameswari tetap semangat untuk menuntut ilmu. Sampai-sampai meskipun “Kami sebagai orangtua menyuruh istirahat dulu, mereka lebih memilih sekolah kecuali sakitnya memang sudah serius. Buku-buku pelajaran dan seragamnya pun mereka yang menyiapkan sendiri tanpa meminta bantuan kedua orang tuanya,” aku Tia.

Semua pelajaran disukainya, terutama tahfizh Qur’an. Ia kini sudah hafal lima ayat-ayat pilihan dalam Al-Qur’an termasuk Ayat Kursi. Di samping itu  sudah hafal surat-surat pendek seperti Ad Dhuha, Al Ikhlas, An Naas, Al Lahab, Al Falaq dan  tentu saja Al Fatihah. 

Di rumah pun, warga Pondok Sukatani Permai Blok Cimanggis Depok kerap membantu mencuci piring dan kadang menjemur pakaian.

Namun sampai sekarang, Deni belum juga mendapatkan pekerjaan yang dapat diandalkan. Kerja serabutan dijalani tetapi hasilnya tak juga memadai. Bila kondisi keuangan begini terus, Tia kuatir Prameswari tak dapat duduk di bangku kelas dua yang tinggal beberapa bulan lagi.

Untuk mengurangi beban keluarga Prameswari, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin berdonasi melalui program Indonesia Belajar (IB). Sehingga gadis kecil ini bisa meneruskan sekolahnya setinggi-tingginya dan kita semua mendapatkan pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

Donasi yang Diperlukan:

Rp 17.000.000 (Penerimaan Siswa Baru , SPP 1 Tahun , POMG , Buku )

Mitra Lapang:

Weli Kurniawan