Karena Masalah Ini Rifky Kesulitan Berangkat Sekolah

Karena Masalah Ini Rifky Kesulitan Berangkat Sekolah

Rifki Hakiki (16 tahun) turut tersenyum menunjukan kegembiraan tatkala teman-teman sekelasnya di SMA Negeri 1 Lebak bercerita naik ke kelas XI. Namun terkadang merasa sedih bila mengingat dirinya seringkali kesusahan untuk berangkat ke sekolah karena tidak ada cadangan seragam dan sepatu lantaran kekurangan biaya.

Padahal sedari kecil, ia memiliki kegemaran menuntut ilmu dan juga karena nasehat Ibu untuk selalu menuntut ilmu sebagai pondasi dalam mengarungi kehidupan di masa mendatang. Di lain waktu Rifky juga kerap belajar ilmu Agama di Ponpes Salafiyah dekat rumahnya, sebagai penyeimbang ilmu umum, dengan berharap kelak dangan ilmu agama yang dimiliki Rifky dapat menjalani kehidupan dunia dengan tetap pada koridor yang mendapat Ridho dari Allah SWT, menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan juga bermanfaat bagi semua.

(Rifky Hakiki, 16 tahun)

(Rifky Hakiki, 16 tahun)

Namun anak remaja yang baru selesai mengikuti ujian akhir sekolah di kelas X ini, sedari kecil sudah merasakan betapa pahitnya menjalani kehidupan. Jangankan ada untuk jajan dan bermain, waktu luang Rifky lebih banyak dipakai untuk membatu orang tuanya.

Dari pekerjaan ayah dan Ibu sebagai buruh tani itulah, Rifky bisa sedikit memenuhi keperluan sekolahnya. Rifky juga suka membantu menyiapkan bekal makan untuk kedua Orangtua nya yang sedang bertani. Namun penghasilan dari usaha keduanya sangat minim sehingga tidak ada yang bisa ditabungkan untuk biaya sekolah apalagi biaya yang bersifat dadakan di sekolah Rifky.

Untuk mengurangi beban keluarga Rifky, melalui program Indonesia Belajar (IB), Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin berdonasi. Sehingga Rifky bisa meneruskan sekolah untuk mencapai cita-citanya.

Semoga kita semua mendapat pahala  berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Donasi yang Dibutuhkan:

 Rp.11.850.000

Mitra Lapangan:

Edi H

 

#BWA #IndonesiaBelajar #IB

Para Donatur