Jangan Biarkan Dai Cilik Ini Putus Sekolah, Ayo Kita Bantu...

[Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat ] 

BWA - Indonesia Belajar. Meski baru hafal dua juz Al-Qur’an (juz 29 dan 30), Ghani Aba (12 tahun) kerap diminta Majlis Taklim Al-Ikhlas Rawa Badak Jakarta Utara untuk mengisi kultum pengajian. Karena memang kemampuannya dalam berpidato dan terutama bercerita tentang sejarah Islam patut diacungi jempol.

IB -BWA

BWA - IB

Ghani Aba (12 tahun) sangat serius memperhatikan pelajaran di kelas.

Meskipun tergolong dari keluarga tidak berpunya, ayahanda Zaenal Arifin (46 tahun) dan ibunda Een Zaenah (31 tahun) memaksakan diri menyekolahkan Ghani ke SMP As Shiddiq Jakarta Utara, selain karena berkualitas lokasinya pun masih satu kecamatan.

Namun dari sisi biaya, memang sangat terasa berat bagi Zaenal sebagai seorang guru privat. Maka Een pun membantunya dengan berjualan kue bikinan sendiri. Dengan sigap, Ghani pun membantu kedua orang tuanya dengan mengantarkan kue ke warung-warung langganan.

Sayangnya, itu semua masih belum menutupi biaya pendidikan yang tergolong besar bagi keluarga Ghani. Bila tak ingat cita-cita Ghani yang ingin menjadi mujtahid, kedua orang tuanya bakalan nyerah untuk tetap memaksakan diri menyekolahkan da’i cilik yang pada 2012 pernah mengikuti Pildacil tersebut.

Untuk meringankan beban Ghani sekeluarga yang berdomisili di Kampung Tanah Bawah, Kelurahan Rawa Badak Selatan Kecamatan Koja, Jakarta Utara, tersebut, melalui program Indonesia Belajar (IB), Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin berdonasi,  Sehingga Ghani bisa terus sekolah untuk menggapai cita-citanya. Dan kita semua mendapatkan pahala yang berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[] 

Donasi yang Diperlukan:

Rp 15.150.000,- (SPP setahun; uang gedung; kegiatan ekstrakulikuler; modul dan akomodasi)

Mitra Lapang:

Weli Kurniawan