Annisa Mandiri dan Berprestasi tapi Terancam tak Sekolah Lagi

BWA-IB. Meski usianya baru delapan tahun, Annisa Shofatul Husna tergolong sebagai anak yang mandiri bahkan memiliki kepekaan terhadap kondisi keluarga. Ketika ibunda Emiliah (37 tahun) sibuk menjahit pakaian pelanggan misalnya, siswi kelas 3 SD HSG Khoiru Ummah Ciledug, Tangerang, Banten, tersebut segera membawa adinda Andi Muhammad Abdullah Al Mustanir (3 tahun) bermain. Dan ketika dia lapar namun ibunya belum sempat memasak, tak segan menggoreng tempe sendiri.

IB - Annisa

Annisa Shofatul Husna, seorang siswi kelas 3 yang berprestasi di SD HSG Khoiru Ummah Ciledug, Tangerang, Banten.

“Sikap Annisa membuat saya bangga,” ujar Emiliah, warga Jalan Masjid Fathahilah XI RT 02/07 No 55 Sudimara Timur, Ciledug, Tangerang,Banten.

Selain suka mengaji dan belajar di rumah, di sekolah pun Annisa tergolong siswi yang sangat aktif dalam mengikuti kegiaatan belajar mengajar. Tak jarang pula ia mendapatkan tanda bintang paling banyak di kelas ---tanda bintang diberikan kepada siswa/siswi setiap dapat menjawab kuis (pertanyaan) dari guru dengan benar.

“Karena sering mengumpulkan tanda bintang terbanyak, Annisa sering mendapatkan hadiah, hadiah-hadiah tersebut berupa perlengkapan sekolah dan buku tulis,” ujar Diah Winarni, wali kelas Annisa.

Annisa juga sudah hafal Juz Amma, gemar membuat cerpen dan menggambar, rajin shalat dan tilawah. Adapun pelajaran di sekolah yang paling Annisa sukai ialah pelajaran Bahasa Arab.

Saat ini, anak mandiri dan cerdas tersebut terancam putus sekolah lantaran sudah menunggak SPP 10 bulan dari bulan Februari hingga November. Penghasilan ayah tiri Abdul Karim (37 tahun) yang bekerja sebagai buruh serabutan hanya cukup untuk makan. Mengandalkan penghasilan Emiliah ---yang hanya mendapatkan jahitan satu atau dua potong dalam sepekan--- juga tidak bisa diharapkan.

Untuk meringankan beban keluarganya, melalui program Indonesia Belajar (IB), Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin mendonasikan sebagian hartanya sehingga Annisa dapat tetap sekolah dan kita semua mendapatkan pahala berlimpah. Aamiin.[]

Donasi yang diperlukan:

Rp 2.380.000 ( SPP 10 bulan @ 140.000 dari November 2014 – Juni 2015  )

Mitra lapang:

Welikurniawan