Adab Makan Dalam Islam

  • 2017-10-17 05:09:33

Allah SWT berfirman, yang artinya : ““Makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah “. (An Nahl :114).

Islam mengatur dalam segala hal termasuk diantaranya tentang makan dan minum yang hala dan baik. Dengan halal merupakan ijin dari Allah SWT sekaligus perintah dari-Nya, sedangkan baik yang berati bahannya yang baik serta mengandung berbagai protein, karbohidrat serta bermacam-macam vitamin dan suplemen yang dibutuhkan tubuh manusia, sehingga setelah mendapat asupan makanan yang halal lagi baik ini manusia dapat melakukan aktivitasnya secara maksimal. Begitu pula sebaliknya, makanan yang haram akan berdampak buruk bagi tubuh dan pikiran. Allah SWT memberi kebebasan bagi manusia untuk menikmati segala makanan dan minuman yang baik yang ada di muka bumi ini, selama tidak ada batasan yang melarangnya.

Secara bahasa kata “Adab” berarti kehalusan budi perkerti atau “kesopanan”. Adab makan dan minum dalam Islam yang dimaksud adalah menjaga kesopanan makan dan minum dalam Islam. Islam telah mengajarkan tata cara makan dan minum sebagaimana telah dicontohkan baginda Rasulullah SAW. Makan dan minum yang dicontohkan Rasulullah SAW ini menjadi aturan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Makan dan minum dalam Islam harus diawali dan diakhiri dengan doa.

Rasulullah SAW telah mencontohkan kepada umatnya bagaimana Adab Makan dan Minum yang benar diperinci menjadi tiga (3) bagian diantaranya :

Pertama Adab Sebelum makan

Mencuci kedua tangan

Mencuci mulut atau berkumur

Membaca basmalah ketika hendak makan dan mengakhirinya dengan membaca hamdalah, hadist yang menjelaskan tentang membaca basmalah sebelum makan dan minum adalah : “Dari Aisyah ra, ia berkata : “Rasulullah SAW telah bersabda, ‘apabila salah seorang di antara kalian makan, hendaklah menyebut asma Allah ta’ala. Dan apabila lupa menyebut asma Allah ta’ala pada awalnya, hendaklah ia mengucapkan bismillahi awwalahu wa akhirahu”. (HR. Abu Dawud)

Membaca doa, salah satu doa yang dibaca sebelum makan dan minum adalah : “Ya Allah, jadikanlah rezeki yang telah Engkau limpahkan kepada kami rezeki yang berkah, serta jauhkanlah kami dari siksa api neraka”.

Kedua : Adab Ketika Makan dan Minum

Makan dan minum harus dengan duduk

Ketika makan tidak boleh berbicara

Makan dengan tangan kanan,

Ada sebuah hadis yang mengatakan, “Jika seseorang di anatara kalian makan, maka hendaklah dia makan dengan tangan kanannya, jika minum maka hendaknya juga minum dengan tangan kanannya, karena syetan makan dengan tangan kiri dan minum dengan tangan kirinya pula.” (sumber : Rumaisyo.com)

Ketika makan harus tenang, tidak boleh tergesa-gesa, makanan tidak boleh tercecer.

Tidak boleh makan sambil berjalan

Makan secukupnya jangan berlebihan, makan berlebihan disebut israf, dan israf itu dilarang oleh agama Islam maka ambillah secukupnya saja sesuai dengan kebutuhan. Firman Allah SWT : ”Makan dan minumlah, tapi janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”.  Sabda Nabi Muhammad SAW : ”Tidaklah anak cucu Adam mengisi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Sebenarnya beberapa suap saja sudah cukup untuk menegakkan tulang rusuknya. Kalau dia harus mengisinya, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas”. (HR. Turmudzi, Ibnu Majah, dan Muslim)

Hendaklah saat makan tidak membicarakan hal-hal buruk

Mengambil makanan atau hidangan yang dekat dan tidak meraih makanan di tempat yang jauh, sebagai pertanda qanaah

Apabila makan bersama, dilarang mengambil lagi makanan, kecuali bila sudah mendapat izin

Mulailah untuk mengambil makanan dari pinggir dan dilarang dari tengah

Tidak boleh mencela makanan tetapi sunah untuk memujinya

Ketiga : Adab Sesudah Makan dan Minum 

Setelah makan dan minum hendaknya membaca doa : “Segala puji bagi Allah yang telah member makan dan minum dan telah menjadikan kami sebagai orang Muslim”.Mencuci tangan, Nabi Muhammad SAW bersabda : ”Barangsiapa tertidur sedang di kedua tangannya terdapat bekas gajih, lalu ketika bangun pagi dia menderita suatu penyakit, maka hendaklah dia tidak mencela melainkan dirinya sendiri”. (Riwayatkan Nasa’i dari Aisyah ra)

Membersihkan dan mencuci peralatan yang dipakai untuk makan

Semoga kita selalu dalam Ajaran Islam yang lurus dan selalu mengikuti Sunah-Sunah Nabi SAW. Amin 

  • Share Via: